Kegiatan Belajar 1 | Kegiatan
Belajar 2 | Kegiatan Belajar 3 | Penutup
| Pustaka | Tes Akhir Modul
Gejala Pasca Vulkanis
Jika Anda tinggal di dekat gunung api, mungkin pernah mengalami
ketika gunung meletus. Tentunya Anda bisa berceritera apa yang terjadi ketika
gunung itu meletus, mengerikan, menakutkan, atau mungkin membingungkan ketika
Anda berlari mencari pertolongan? Begitu pula setelah gunung itu meletus, apa
yang terjadi di sekitar daerah gunung tersebut?
Pada saat gunung berapi meletus, memuntahkan
bahan material dari perut bumi ke permukaan bumi. Bahan yang dikeluarkan gunung
api yang meletus bisa mengeluarkan wujud padat, wujud cair dan gas. Wujud padat
seperti : batu besar, batu kecil, pasir, abu, dan batu apung. Wujud cair bisa
berupa lava (aliran magma ke permukaan bumi dengan suhu tinggi) dan lahar panas
(lumpur panas campuran lava dan air). Sedangkan wujud gas bisa berupa gas belerang,
gas nitrogen, gas asam arang, dan uap air.
Bahan yang keluar dari gunung api; yang padat
disebut efflata, yang cair disebut effusif dan berupa gas disebut ekshalasi.
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini!

Gambar 7. Bentuk-bentuk
gunung api.
Gunung api melakukan aktivitasnya mulai kegiatan
yang lemah, meningkat ke lebih kuat, sampai pada suatu waktu mencapai puncaknya
yaitu letusan. Namun sebuah gunung api akhirnya akan berhenti dari kegiatannya.
Gunung api seperti ini biasanya dinyatakan telah mati.
Gunung api yang dinyatakan mati bukan berarti
hilang seluruh kegiatannya. Di sini magma dalam periode pendinginan, masih tetap
menunjukkan sisa kegiatannya. Kegiatan itu sering disebut gejala pasca vulkanis.
Pasca vulkanis ini dapat dibedakan dalam beberapa bentuk gejala antara lain
sumber gas, sumber air panas, sumber air mineral (mahdani), dan geyser.
| 1. |
Sumber gas
Gas yang dikeluarkan bisa berupa sumber gas belerang (solfatar), sumber
gas uap air atau zat lemas, dan sumber gas asam arang atau disebut mofet.
Gas belerang banyak ditemukan di kepundan gunung api. Sumber uap air (fumarol)
yang keluar dengan tekanan tinggi dikenal sebagai tenaga geotermal. Sumber
uap air ini bisa digunakan untuk pembangkit tenaga listrik, misalnya di
Kamojang Jawa Barat, Dieng Jawa Tengah, dan lain-lain.
Sedangkan gas asam arang sangat berbahaya karena dapat
mematikan mahluk hidup. Sumber gas asam arang dapat muncul sembarang waktu
di kepundan gunung api manapun. Oleh karena itu biasanya petugas Dinas
Pengawasan Gunung Api dari posnya di sekitar gunung, bisa memantau secara
terus menerus kegiatan gunung api tersebut, sehingga dapat memperingatkan
penduduk setempat ketika gunung mengeluarkan gas beracun tersebut. Namun
ada kalanya gas racun ini keluar secara tiba-tiba , seperti yang terjadi
tahun 1979 di kawah Timbangan dan Nila Dieng Jawa Tengah yang menewaskan
sekitar 149 jiwa.
|
| 2. |
Sumber air panas

Air tanah berasal dari hujan yang meresap ke dalam tanah. Begitu pula
di gunung api, air hujan meresap ke dalam bergerak ke bagian yang lebih
dalam dan mendekati batuan yang masih panas (sisa kegiatan vulkanis).
Akibatnya air menjadi panas, bahkan sampai mendidih. Melalui celah-celah
batuan di bagian bawah air itu keluar sebagai mata air panas.Misalnya,
sumber air panas di Garut dan Cianjur Jawa Barat, Baturaden Jawa Tengah,
Tretes Jawa Timur, dan di tempat lainnya.
|
| 3. |
Sumber air mineral
Seperti halnya sumber air panas, sumber air mineral terjadi karena pemanasan
air oleh sisa kegiatan vulkanik. Namun dalam sumber air ini terlarut
zat kimia produk gunung api, sehingga air itu mengandung belerang atau
zat kimia lain. Sumber air mineral ini banyak ditemukan di daerah sekitar
gunung api yang aktif atau yang sudah istirahat, misalnya di Maribaya
dan Ciater sekitar gunung Tangkuban Perahu Jawa Barat.
|
| 4. |
Geyser

Geyser adalah sumber mata air panas yang memancar secara berkala. Geyser
terjadi karena gas panas yang asalnya dari batuan magma memanaskan bagian
bawah air yang terdapat dalam celah di dalam bumi. Uap air yang terjadi
tidak dapat mengadakan sirkulasi sampai ke permukaan bumi sehingga terjadilah
akumulasi uap air setempat. Ketika ada jalan keluar ke permukaan bumi
terjadilah pancaran air dengan suhu yang cukup tinggi. Contoh geyser
yang sangat terkenal terdapat di Yellow Stone National Park California
Amerika Serikat.
|
Mudah bukan? Sekarang Anda fikirkan apa manfaat
pasca vulkanik bagi manusia? Anda berikan pula beberapa contoh di daerah terdekat.
Hasilnya diskusikan dengan teman; dan laporkan hasil diskusi Anda kepada guru
bina/pamong.
Tenaga Endogen dan Eksogen |
Bentuk-bentuk Muka Bumi di Daratan |
Bentuk Muka Bumi di Lautan |
Vulkanisme |
Gejala Pasca Vulkanis |
Manfaat Vulkanisme |
Permasalahan Vulkanisme |
Latihan Kegiatan 1
|