Kegiatan Belajar 1 | Kegiatan
Belajar 2 | Kegiatan Belajar 3 | Penutup
| Pustaka | Tes Akhir Modul
Bentuk Muka Bumi di Lautan
Pernahkah Anda menyelam sampai ke dasar laut? Jika pernah, tentunya Anda bisa
berceritera bahwa seperti halnya di daratan, bentuk muka bumi di lautan juga
tidak rata. Relief dasar laut tidak begitu besar variasinya dibandingkan dengan
relief daratan. Hal ini disebabkan karena lemahnya erosi dan sedimentasi.
Relief dasar laut terdiri dari bentukan-bentukan berupa:
| 1. |
Palung laut atau trog adalah daerah ingressi di laut yang bentuknya
memanjang. Contohnya, Palung Mindanau (10.830 meter), Palung Sunda (7.450
meter), dan sebagainya. |
| 2. |
Lubuk laut atau “basin” terjadi akibat tenaga tektonik,
merupakan laut ingressi dan bentuknya bulat. Contohnya, Lubuk Sulu, Lubuk
Sulawesi, Lubuk Banda, dan sebagainya. |
| 3. |
Gunung laut adalah gunung yang kakinya ada di dasar laut. Kadang-kadang
puncak gunung laut muncul tinggi di atas laut. Contohnya, Gunung Krakatau,
Maona Loa di Hawaii. |
| 4. |
Punggung laut merupakan satuan atau deretan bukit di dalam laut. Contohnya,
punggung laut Sibolga. |
Ambang laut atau drempel adalah punggung laut yang memisahkan
dua bagian laut atau dua laut yang dalam. Contohnya, Ambang Laut Sulu, Ambang
Laut Sulawesi, Ambang Laut Gibraltar, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya
perhatikan gambar di bawah ini!

Gambar 5. Relief
dasar laut.
Secara umum dasar laut terdiri atas
empat bagian. Pembagian ini dimulai dari bagian daratan menuju ke tengah laut,
adalah sebagai berikut:
| 1. |
Landasan Benua (Continental Shelf)
Continental shelf (landasan benua) adalah dasar laut yang berbatasan
dengan benua. Di dasar laut ini sering ditemukan juga lembah yang
menyerupai sungai. Lembah beberapa sungai yang terdapat di Continental
Shelf ini merupakan bukti bahwa dulunya continental shelf meupakan
bagian daratan yang kemudian tenggelam.
|
| 2. |
Lereng Benua (Continental Slope)
Continental slope (lereng benua) biasanya terdapat di pinggir continental
shelf. Daerah continental slope bisa mencapai kedalaman 1500 m dengan
sudut kemiringan biasanya tidak lebih dari 5 derajat.
|
| 3. |
Deep Sea Plain
Deep sea plain meliputi dua pertiga seluruh dasar laut dan terletak
pada kedalaman lebih dari 1.500 m, biasanya relief di daerah ini bervariasi,
mulai dari yang rata sampai pada puncak vulkanik yang menyembul di
atas permukaan laut sebagai pulau yang terisolasi.
|
| 4. |
The Deeps
The deeps merupakan kebalikan dari deep sea plain. Hanya sebagian kecil
dasar lautan sebagai the deeps. The deeps permukaan laut adalah dasar
laut dengan ciri adanya palung laut (trog) dan mencapai kedalaman yang
besar, misalnya di Samudera Pasifik mencapai kedalaman 75.000 m.
|
Bagaimana, sudah paham? Jika masih
belum, pelajari kembali terutama bagian yang dianggap sulit. Jangan lupa buat
rangkuman isi materi. Kalau sudah paham, kita lanjutkan pada gejala-gejala vulkanisme.
|