Kegiatan Belajar 1 | Kegiatan
Belajar 2 | Kegiatan Belajar 3 | Penutup
| Pustaka | Tes Akhir Modul
Bentuk-Bentuk Muka Bumi di Daratan
Coba Anda perhatikan bentuk permukaan bumi di sekitar tempat
tinggal Anda. Mungkin Anda berada di daerah pegunungan, gunung, bukit, dataran
tinggi, dataran rendah, lembah, ngarai/canyon, atau bentuk lainnya. Seperti
telah dijelaskan dalam bahasan sebelumnya, perbedaan bentuk muka bumi ini disebabkan
oleh tenaga endogen dan eksogen. Untuk memahami lebih jauh tentang bentuk muka
bumi khususnya di daratan, Anda pelajari penjelasan berikut.
| 1. |
Gunung
Anda pernah melihat gunung atau mungkin mendakinya. Jika dipandang dari
kejauhan gunung sungguh pemandangan yang indah. Gunung adalah bentuk
muka bumi yang berbentuk kerucut atau kubah yang berdiri sendiri. Pada
beberapa gunung ditemukan juga yang bersambung dengan gunung lainnya,
namun bentuk terpisahnya masih jelas.
Umumnya gunung merupakan gunung berapi. Gunung berapi ini ada yang
masih utuh dengan kepundan di tengahnya, misalnya gunung Ciremai, gunung
Muria, gunung Dompo Batang, dan banyak lagi gunung lainnya. Ada pula
gunung berapi yang hanya merupakan sisa dari gunung api lama yang telah
terpotong-potong oleh letusan yang hebat pada masa lampau, misalnya
gunung Burangrang yang merupakan sisa gunung api Sunda di Jawa Barat,
dan Pulau Sertung yaitu bagian sisi gunung Krakatau.
Bentuk gunung menjulang tinggi, yang berguna sebagai penahan awan.
Akibatnya daerah yang ada di daerah bawah dan sekitar gunung bisa sering
terjadi hujan. Adanya hujan ini bisa menjadikan hutan. Hutan dapat berfungsi
menyimpan air, akibatnya di sekitar hutan sering ditemukan mata air
dan sungai-sungai yang sangat bermanfaat bagi kehidupan mahluk hidup.
Coba cari gunung di sekitar tempat tinggal Anda, kemudian bandingkan
apakah gunung itu masih utuh atau sisa dari letusan gunung berapi. Anda
jelaskan pula manfaat gunung di sekitar tempat tinggalmu. Hasilnya diskusikan
dengan teman Anda, kemudian laporkan pula hasil diskusi kepada guru
bina!
|
| 2. |
Pegunungan
Apa bedanya antara gunung dan pegunungan? Tadi telah dijelaskan di atas
bahwa gunung merupakan bentuk muka bumi yang menjulang tinggi berbentuk
kerucut atau kubah dan berdiri sendiri. Sedangkan pegunungan merupakan
suatu jalur memanjang yang berhubungan antara puncak yang satu dengan
puncak lainnya, misalnya Pegunungan Yura di Prancis dan Pegunungan Panini
di Inggris. Di Indonesia juga banyak ditemukan pegunungan. Coba Anda
diskusikan dengan teman, pegunungan yang ada di Indonesia. Benar jawaban
Anda, pegunungan dimaksud diantaranya Bukit Barisan di Sumatera.
Apa yang menyebabkan terjadinya pegunungan? Pegunungan terbentuk pada
waktu terjadinya gerak kerak bumi yang dalam dan luas. Karena itu daerah
pegunungan biasanya relatif luas. Secara sederhana dapat kita membedakan
pegunungan tua dan pegunungan muda. Pegunungan tua merupakan pegunungan
yang relatif rendah dengan puncaknya yang relatif tumpul dan lerengnya
landai. Misalnya Pegunungan Skandinavia dan Pegunungan Australia Timur
yang terbentuk pada zaman Primer (Paleozoikum). Sedangkan pegunungan
muda pada umumnya tinggi dengan puncaknya yang runcing dan lerengnya
relatif curam. Pegunungan lipatan yang paling muda adalah hasil pengangkatan
zaman tertier, misalnya Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.
| a. |
Pegunungan Lipatan
Pegunungan lipatan disebabkan oleh terlipatnya lapisan (strata)
sedimen yang besar karena tekanan dari dalam bumi. Akibat proses
pelipatan ini, lebar lapisan sedimen menciut sedangkan tebalnya
bertambah. Lapisan sedimen yang terlipat itu disebut lipatan
atas atau disebut juga antiklinal. Sedangkan lapisan
sedimen yang terlipat ke bawah dinamakan lipatan bawah atau
sinklinal. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut
ini!

Gambar 3. Terbentuknya pegunungan
liipatan
|
| b. |
Pegunungan oleh Pengangkatan Kerak Bumi
Ada pegunungan yang disebabkan oleh pengangkatan kerak bumi.
Pengangkatan kerak bumi ini khususnya sepanjang garis sesar
atau garis retakan. Oleh karena itu gunung ini disebut gunung
bungkah atau horst. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut
ini!
Gambar 4. Pegunungan bungkah.
|
| c. |
Pegunungan Sisa
Kenapa disebut pegunungan sisa? Pegunungan ini terjadi apabila
pegunungan yang tinggi terkikis oleh denudasi dalam jangka waktu
yang lama. Gunung semacam ini sering juga disebut gunung denudasi
atau gunung relik. Denudasi adalah peristiwa terbukanya atau terkelupasnya
batuan asli pada peristiwa pelapukan.
|
|
| 3. |
Dataran Tinggi
Dataran luas yang letaknya di daerah tinggi atau pegunungan disebut
dataran tinggi. Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi.
Dataran tinggi dinamakan juga plato (plateau), misalnya Dataran Tinggi
Dekkan, Dataran Tinggi Gayo, Dataran Tinggi Dieng, Dataran Tinggi Malang,
atau Dataran Tinggi Alas. Dataran tinggi biisa juga terjadi oleh bekas
Kaldera luas, yang tertimbun material dari lereng gunung sekitarnya.
Misalnya Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah) yang diduga oleh proses
seperti itu.
|
| 4. |
Dataran Rendah
Dataran rendah adalah tanah yang keadaannya relatif datar dan luas sampai
ketinggian sekitar 200 m dari permukaan laut. Tanah ini biasanya ditemukan
di sekitar pantai, tetapi ada juga yang terletak di pedalaman. Di Indonesia
banyak dijumpai dataran rendah, misalnya pantai timur Sumatera, pantai
utara Jawa Barat, pantai selatan Kalimantan, Irian Jaya bagian barat,
dan lain-lain. Dataran rendah terjadi akibat proses sedimentasi. Di
Indonesia dataran rendah umumnya hasil sedimentasi sungai. Dataran rendah
ini disebut dataran aluvial. Dataran aluvial biasanya berhadapan dengan
pantai landai laut dangkal. Dataran ini biasanya tanahnya subur, sehingga
penduduknya lebih padat bila dibandingkan dengan daerah pegunungan.
|
| 5. |
Lembah
Anda mungkin sering menemukan atau menyebut daerah lembah. Lembah adalah
daerah rendah yang terletak di antara dua pegunungan atau dua gunung.
Lembah juga merupakan daerah yang mempunyai kedudukan lebih rendah dibandingkan
daerah sekitarnya. Lembah di daerah pegunungan lipatan sering disebut
sinklin. Lembah di daerah pegunungan patahan disebut graben atau slenk.
Sedangkan lembah di daerah yang bergunung-gunung disebut lembah antar
pegunungan.
|
Sampai di sini mudah, bukan? Sekarang Anda bersama
teman menyebutkan gunung, pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, dan lembah
yang ada di propinsimu. Jika sudah selesai, mari kita lanjutkan pada bentuk
muka bumi di lautan.
Tenaga Endogen dan Eksogen |
Bentuk-bentuk Muka Bumi di Daratan |
Bentuk Muka Bumi di Lautan |
Vulkanisme |
Gejala Pasca Vulkanis |
Manfaat Vulkanisme |
Permasalahan Vulkanisme |
Latihan Kegiatan 1
|